Welcome To My Blog Bliie wayan

Selasa, 26 Februari 2013

sejarah hari raya umat hindu dharma


Kelestarian adat, seni dan budaya dalam perayaan hari raya & upacara yadnya di Bali
Om Swastyastu, awal mula tersebutlah bahwa;
  • Artha,
  • Kama,
  • Dharma,
  • dan Moksa
sebagaimana yang dijelaskan merupakan bagian dari catur purusha artha sebagai tujuan hidup.

Demikian pula dari beberapa kutipan sumber lontar disebutkan bahwa keseimbangan dan kesucian dari keempat tujuan hidup tersebut adalah berdasarkan atas;
  • Tata Susila,
  • Etika,
  • Kecerdasan,
  • dan Agama
Teks, sebagaimana dijelaskan, ditulis tangan pada helai-helai daun lontar adalah berisikan purana, salah satu dari daftar sumber sejarah sebagai pedoman dan ilmu pengetahuan yang disucikan.

Kesucian disebutkan melandasi setiap implementasi upacara keagamaan di Bali, baik dalam hal; ·
  • Perayaan hari raya,
  • Yadnya,
  • maupun piodalan di tempat - tempat suci,
yang dijelaskan dari beberapa kutipan artikel, dilaksanakan sesuai dengan ala ayuning dewasa, didasari atas dasar kesucian sebagai sarana persembahan kepada :
  • Ida Sang Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa,
  • Para dewa sebagai manifestasi Beliau,
  • maupun dewa pitara, penghormatan kepada para leluhur yang telah mendahului kita. 

Yang pada intinya disebutkan bertujuan untuk keselamatan, kedamaian hidup bersama masyarakat, bangsa dan Negara serta alam semesta beserta isinya.
BALI 
Hening, Suci dan Nirmala






 Pengertian, Simbol & Istilah
Hari Raya | Yadnya | Tetandingan Banten | Piodalan | Tempat Suci | Bali Kuno
Halaman ini ibarat perpustakaan atau taman bacaan untuk umum, laksana ruang suci bagi pikiran, tempat kita semua dapat datang untuk :
  • berpikir, 
  • belajar & 
  • berbagi pengetahuan dengan orang lain. 
Dan seluruhnya hanya sebatas halaman sekunder yang memiliki dokumentasi serta kutipan dari sumber referensi (ref) dengan halaman web lain sebagai keterkaitan yang relevan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar